Mungkin sebagian besar orang sudah paham jika anak dengan gejala ADHD perlu penanganan yang lebih ekstra, terlebih jika pengidap ADHD berada di usia yang sangat muda. Nah, pada artikel ini Kampus Psikologi akan mengarahkan orangtua untuk lebih fokus menangani anak dengan gejala ADHD melalui penanganan yang tepat.

Kampus Psikologi

kampus psikologi

Yuk, Asuh Anak Pengidap ADHD Dengan Benar!

ADHD atau Attention Deficit Hyperactivity Disorder merupakan sebuah gangguan saraf yang mampu menyebabkan gangguan perilaku secara impulsif serta hiperaktif bagi seseorang. Berikut ini cara-cara untuk mengasuh anak yang didiagnosis dengan gejala ADHD menurut Kampus Psikologi :

  1. Dampingi dan arahkan kegiatan yang dilakukan sang anak

Untuk mengasuh anak pengidap ADHD, Anda perlu mengajarinya untuk melakukan berbagai hal dengan fokus penuh. Ajari mereka untuk menyelesaikan hal-hal satu persatu. Selain itu, dampingi mereka agar selalu fokus dalam melakukan berbagai hal tersebut.

  1. Jangan hukum mereka dengan hal yang menyakitkan

Melakukan parenting pada anak berkebutuhan khusus terlebih pengidap ADHD memang tak mudah, Anda tak boleh menghukum mereka dengan keras. Sebaliknya, Anda bisa mengajari mereka kesalahan yang telah diperbuat serta apa yang menjadi konsekuensinya. Upayakan agar mereka tidak sakit hati atas hukuman yang Anda berikan, dan terdorong untuk memikirkan kesalahan secara serius.

  1. Terbuka terhadap penjelasan ADHD

Banyak orangtua yang menyembunyikan penyakit mental yang anak mereka derita, sehingga anak akan merasa baik-baik saja walau pada kenyataannya tertipu. Kampus Psikologi menyarankan agar Anda bisa menjadi orangtua yang terbuka dan mau membicarakan masalah ADHD dengan sang anak sejak dini. Dan mendorong mereka agar tidak perlu minder dengan kondisi “istimewa” tersebut.

  1. Selalu meluangkan waktu

Bagi orangtua, pasti akan sangat baik jika mereka selalu meluangkan waktu untuk buah hati mereka, terutama yang memiliki kondisi khusus. Pendampingan yang maksimal juga pastinya akan membuat sang anak merasa diperhatikan dan juga mengalami perkembangan mental yang benar-benar baik.

Dengan selalu mendampingi tumbuh kembang sang anak yang berkebutuhan khusus ADHD melalui berbagai saran yang Kampus Psikologi berikan, anak akan merasa ringan. Beban mental mereka seakan dikurangi karena memiliki orangtua yang suportif. Semoga bermanfaat!

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *